Services adalah aktifitas suatu file (
secara background) untuk melayani keperluan program. Services ini sifatnya tidak perlu anda eksekusi secara manual, karena umumnya jika suatu program membutuhkan services maka ia akan menjadikannya berjalan otomatis.
Ini merupakan jawaban dari pertanyaan “
Kenapa banyak file yang berproses, padahal saya merasa tidak menjalankan program apa-apa ?” … Salah satu penyebabnya adalah
services.
Windows memang mempunyai
services default. Services-services tersebut tetap saja ada, walaupun anda tidak merasa meng-
install-nya. Yang bisa anda lakukan kemudian adalah men-
disable-nya atau membiarkannya tetap seperti itu.
Kemudian services lain biasanya dibuat oleh aplikasi-aplikasi yang membutuhkan
akses Extra, seperti program
AntiVirus yang mempunyai services untuk proses
update otomatis.
Nah, pada artikel ini saya contohkan kasus proses
uninstall AntiVirus. Suatu ketika, anda merasa sudah menghapus AntiVirus tertentu dengan tujuan untuk menggantinya dengan
Antivirus lain. Tetapi, setelah anda cek di Task Manager (atau program lain yang sejenis task manager), proses file dari Antivirus lama masih berjalan. Tentu saja ini adalah proses dari services.
Kenapa demikian ?Rupanya anda sama sekali tidak bersedia menganalisanya dan bermaksud ingin menghapus saja services tersebut karena sudah
dongkol dan
pengen muntah dengan aksesnya yang sangat lambat.
Bagaimana caranya ? Windows sudah menyediakan tool untuk kegiatan services ini dengan nama
SC (
services commander). Tool tersebut difungsikan untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan services, seperti installasi, penghapusan, pengeditan
string file dll. Pada pembahasan ini saya hanya akan mengupas tentang cara menghapusnya saja.
Perintahnya adalah :
sc delete nama_key_indikasi_servicesnama_key_indikasi_services didapatkan dari registry pada ruang :
HKLM\System\CurrentControlSet\ServiesSebelum kita mulai melakukan penghapusan, ada baiknya saya jelaskan dulu cara mencari
biang keladi suatu services melalui registry dan perintah
SC tersebut. Sehingga, anda yang merasa pemula (dan bingung) tidak merasa tertinggal.
Mencari Biang Keladi ServicesBiang keladi yang dimaksud adalah pemicu utama nongkrong-nya services. Sedangkan pemicu Aktifitas-nya akan disebut sebagai eksekutor services. Saya akan menjelaskan dua cara untuk mencari biang keladi services, yaitu melalui registry dan melalui perintah SC itu sendiri.
MENCARI “BIANG KELADI” MELALUI REGISTRYYang harus anda siapkan sebelum melaluinya adalah nama file eksekutor. Untuk lebih jelasnya silakan anda buka Ruang Services dengan mengetik perintah
services.msc dari
RUN seperti urutan langkah pada gambar berikut :

Klik OK dan akan muncul tampilan berikut :
Berikutnya, kita akan mencari file eksekutor suatu services. Pada gambar diatas, perhatikan teks yang terblok biru, terdapat services dengan nama
Gue Banget Deh. Services tersebut akan kita jadikan sebagai kelinci percobaan.
Langkah mencari file eksekutor-nya nya adalah :
- Double Click pada nama services atau klik kanan dan pilih Properties. Sehingga tampil gambar sebagai berikut :

Yang harus anda pelototi adalah kolom "path to executable". Perhatikan teks yang terblok biru pada gambar tersebut. Diketahui bahwa terdapat file dengan nama gue.exe yang berada di drive C:\.
Ok, modal pertama selesai, simpan baik-baik nama filenya.
- Sekarang buka registry dengan perintah regedit dari RUN, kemudian langsung masuk ke :
HKLM\System\CurrentControlSet\Servies.

Persis pada posis Services tekan tombol F3 untuk membuka ruang search, atau anda juga bisa melakukannya dengan klik Edit – Find, kemudian ketik gue.exe tadi dan tekan Enter (Find Next) seperti gambar berikut :

Hasilnya, diketahui sebagai berikut :

Rupanya, pencarian anda berhenti pada Value dengan nama Image Path yang bernilai Data C:\gue.exe. Dan ternyata Bukan, bukan itu yang kita cari. Itu sih eksekutor-nya. Yang kita cari Key yang menguasai services-nya.
Untuk mengetahuinya, sekarang langsung tekan tombol TAB. Kini, saya diarahkan registry ke key dengan nama Gue Banget Deh :

*** Secara kebetulan, Nama services dengan nama Key mempunyai kesamaan, yaitu Gue Banget Deh. Kesamaan ini tidak akan selalu anda temukan pada contoh kasus lain.
Nah, modal kedua selesai.
- Sekarang buka Command Prompt dengan cara ketik perintah cmd dari RUN, sehingga tampil seperti gambar dibawah ini :

Kemudian ketik perintah berikut :
sc delete “Gue Banget Deh” dan tekan Enter

Jika terdapat informasi SUCCESS seperti gambar diatas, berarti proses ini berhasil.
Kenapa teks “Gue Banget Deh” harus bertanda petik ?
Alasannya karena teks nama tersebut mengandung spasi. Tanda petik digunakan untuk menganggap baris teks tersebut menjadi satu string.
Jika anda memaksakan diri untuk tetap mengetiknya tanpa tanda petik, maka hasilnya adalah sebagai berikut :

Dikatakan bahwa “The specified service does not exist as an installed service” yang terjamahan Indramayu-nya “Service dengan nama tersebut tidak ditemukan”.
Jadi, dalam hal ini anda jangan protes ya. hiks
MENCARI “BIANG KELADI” MELALUI SC COMMANDSekedar melengkapi saja. Untuk mencari melalui perintah sc itu sendiri, maka perintahnya adalah :
sc GetKeyName nama_servicesnama_services diambil dari kolom Name pada ruang
Services.msc tadi.

Dari perintah tersebut, diketahui bahwa nama services dengan key services mempunyai kesamaan, yaitu
Gue Banget Deh.
Modal anda untuk melakukan penghapusan diambil dari teks bold pada hasil dari perintah tersebut dibawah ini :
[SC] GetServiceKeyName SUCCESS Name = Gue Banget DehTambahan, untuk mengetahui parameter perintah
SC yang lain, silakan anda ketik
"sc /?", maka Windows akan dengan senang hati menampilkan bantuannya.
End