Banyak
orang yang mendambakan kemampuan untuk dapat meremote PC dari jarak
jauh dengan berbagai macam tujuan. Ada yang ingin mencuri, mengintip,
"ngerjain", memudahkan
pekerjaan dan berbagai alasan lain. Nah, berikut ini adalah beberapa
konsep kecil tentang metode remote yang mungkin perlu anda pelajari.
Konsep Dasar
Pada dasarnya, jika
Ani dan
Budi berhubungan, maka pasti ada sesuatu di
Ani dan ada sesuatu di
Budi yang
melakukan irama tarik-menarik. Nah, begitu pula dengan konsep Remote.
Ada dua hal utama yang memungkinkan seseorang untuk dapat melakukan
remote, yaitu :
- File Server, file ini ditempatkan di komputer yang akan diremote
- File Client, file ini digunakan untuk meremote komputer yang telah menjalankan file server.
Jadi, dalam kejadian remote ini, yang berkuasa adalah
PC Client. Kedua file tersebut dibuat agar dapat saling berkomunikasi satu sama lain. Misalnya,
file server akan menyampaikan kondisi di komputernya dan
file client akan menampilkan laporan tersebut dalam bentuk visual pada anda (PC Client).
Sehingga, adalah bohong besar, jika ada yang mengaku "
dapat meremote" tanpa menempatkan sesuatu hal di PC target. Kalaupun benar ia tidak menempatkan file disana, paling tidak (
minimal) ia telah memanipulasi file disana menjadi fungsi file server. Misalnya saja, ada seorang hacker yang dapat memanipulasi file
svchost.exe
agar file tersebut dapat mengirimkan berbagai informasi ke komputernya.
Perhatikan .. nyataya sang hacker tersebut tetap saja membutuhkan file.
Metode Stealth (Tersembunyi)
Salah satu pilihan untuk dapat memungkinkan hal tersebut adalah
Trojan dan
Spyware.
Aplikasi malware ini memang sangat ampuh untuk melakukan monitoring
total pada PC yang diinginkan. Namun, tentu saja membutuhkan "
sedikit tenaga" agar dapat melakukannya tanpa masalah, atau paling tidak "
sedikit masalah".
Dan berikut ini adalah hal-hal kecil yang semestinya anda siapkan
(pelajari) untuk menjadikan trojan dan spyware dapat bekerja dengan
baik :
- Binding file, proses ini dilakukan untuk
menyamarkan file trojan anda agar terbebas dari ancaman Anti Virus dan
berbagai Anti lain yang saat ini kemajuannya semakin pesat.
- Scheduling, hal ini sangat baik dilakukan jika pihak "korban" dirasa cukup sulit untuk menerima rayuan maut anda agar mengklik file yang sudah anda siapkan tadi. Inti dari scheduling ini adalah menciptakan suatu kondisi dimana file server dapat mengeksekusi dirinya sendiri tanpa bantuan "human touch".
- Bacot yang bagus, bagian yang satu ini adalah hal yang paling banyak digemari. Karena memang tidak membutuhkan pusingnya pembuatan scheduling (bahkan binding).
Yang penting adalah kemampuan anda untuk merayu dan membujuk agar si
pemilik PC tertarik untuk mengekekusi file yang anda kirim, dan (ehm ...) agar si pemilik bersedia untuk mematikan Firewall-nya .. hiks ..
- Proteksi diri. Mengenai cara proteksi ini sangat relative, tergantung dari sesuilit apa target remote anda.
Memang,
pada prinsipnya apapun yang anda lakukan di komputer, pastinya akan
meninggalkan jejak. Nah, tujuan proteksi ini adalah untuk meminimalisir
pencarian jejak tersebut, atau akan lebih baik jika dapat menghapus
history jejaknya.
Salah satu bidang yang harus anda pelajari mengenai Proteksi adalah konsep Proxy / Anonymous. Banyak pihak yang berani membayar mahal untuk dapat menikmati proteksi yang baik.
Catatan kecil mengenai Trojan dapat anda baca di :
Trojan Bag 1.
Metode Terbuka
Disebut
metode terbuka, karena memang telah didahului oleh suatu kesepakatan.
Dan tentu saja kesepakatan ini tidak mesti harus melewati adanya "
Jabat tangan sebagai tanda setuju" atau bahkan "
cium kuping kiri dan kaki kanan ... ".
Inti dari metode terbuka adalah, persiapan yang anda lakukan tidak melewati berbagai proses dalam metode
stealth.
Pemasangan file server di PC target tidak dilakukan dengan
sembunyi-sembunyi, karena memang anda sudah dapat izin untuk
melakukannya.
Untuk metode ini, banyak aplikasi aman yang dapat gunakan, diantaranya adalah sebagai berikut :
- Radmin
- Net Support Manager
- Team Viewer
- GoToMyPC
- dll.
Windows sendiri, dalam aplikasi
built-in -nya menyediakan
Remote Desktop.
Program-program
tersebut didesain secara khusus untuk dapat melakukan remote PC
dimanapun dan kapanpun. Yang penting (tentu saja) harus ada koneksi
network, baik itu LAN ataupun Internet.
Tugas anda kemudian
adalah mempelajari bagaimana cara mengkonfigurasinya agar
program-program tersebut dapat meremote (pada berbagai kondisi) sesuai
keinginan anda.
Manfaat besar dari konsep remote ini adalah,
anda tidak perlu lagi berhadapan dengan PC yang diinginkan, yang
penting PC tersebut tetap terhubung ke network.
Saya sendiri
biasanya menggunakan cara ini untuk memperbaiki komputer kawan-kawan
yang berada nun jauh disana. Sehingga mereka tidak perlu repot
menggotong CPU-nya ke Indonesia.
Bersambung ....