
Di era teknologi multimedia saat ini, istilah bluetooth sering muncul. Bluetooth adalah teknologi untuk komunikasi antar piranti /device tanpa menggunakan kabel atau wireless. Istilah
Bluetooth memang terasa aneh, karena secara harfiah berarti
gigi biru. Lalu, dari mana ide penamaan ini ?
Sebenarnya
bluetooth adalah nama seorang Raja Denmark, yaitu
Harald I Bluetooth atau dalam bahasa setempat bernama
Danish Harald Blatand.
Ia adalah raja keturunan suku Viking yang berkuasa pada tahun 940 - 985 sebelum Masehi. Nama
Blatand berasal dari dua kata dalam bahasa Denmark kuno, yaitu “
bla” yang berarti berkulit gelap dan “
tan” yang berarti manusia tangguh.
Raja
Blatand atau
Bluetooth lahir pada tahun 910 SM sebagai putra dari Raja Grom Tua (
King Grom The Old), yaitu raja yang menguasai daerah Jutland pada semenanjung Denmark dan Ratu Thyre Danebold (putri Raja Ethelred dari Inggris).
Harald menguasai wilayah Denmark dan Norwegia karena adik perempuannya yang menikah dengan raja Norwegia, Erik Blood Axe yang memintanya menjaga keamanan pasca pembunuhan suaminya.
Dengan kepemimpinannya di dua negara membuat
Blatand alias
Bluetooth dianggap bisa menguasai dari jarak jauh layaknya komuniaksi
nirkabel saat ini. (Sumber : dik/
gsmworld.com)**