Artikel
  • Daily Notes
  • Wawasan Komputer
  • Development
  • Untuk Pemula
  • Contekan
  • Gudang Definisi

HARDDISK
Partition Find And Mount
12-June-09
Program yang satu ini cukup unik dan membingungkan. Fungsi utamanya sama seperti program-program recovery yang lain, yaitu mengembalikan data yang hilang. Hanya saja, program ini menyajikannya dengan cara yang berbeda. Yaitu dengan melakukan pencarian histori pembuatan partisi. Sehingga, jika dulu anda pernah membuat dua partisi di harddisk, kemudian saat ini sudah menjadi satu partisi, maka dengan program ini kedua partisi yang pernah dibuat dapat diintip kembali filenya. Dan sepertinya, pada versi ini lebih membela harddisk dengan type ATA.

Hal yang paling tidak menyenangkan dari program ini adalah terlalu simplenya cara yang disajikan. Saking simplenya, sampai-sampai indikator progress dari suatu prosespun tidak ditampilkan, hanya sebatas hitungan dari 1 sampai 100 %.
Keterangan ini saya tulis bersama segenap kesedihan ketika harus kehilangan data harddisk server, gara-gara salah delete partisi.  Dan itu artinya, ini adalah kisah nyata, hihihihi…

Pada gambar berikut, komputer saya menggunakan 3 harddisk yang sedang diproses oleh program ini. Perhatikan :



Gambar 1 : Proses Pencarian Partisi yang hilang

Keterangan :
  • Harddisk Western Digital dijadikan sebagai system untuk menjalankan program
  • Harddisk Toshiba MK8025GAS USB Device adalah harddisk server yang mengalami kesalahan penghapusan partisi dan berjenis ATA.
  • Harddisk Toshiba MK8032GSX USB Device adalah harddisk yang juga mengalami kesalahan penhapusan partisi dan berjenis SATA.
Langkah selanjutnya, jika proses sudah menampilkan penemuan partisi, maka anda bisa langsung melakukan mounting (pengaksesan) partisi, sekalipun prosesnya belum menunjukkan 100 %.

Perhatikan gambar berikut :



Gambar 2 : Hasil Sebelum dilakukan Mounting Partition

Pada gambar diatas, terlihat bahwa Partition 2 pada merk Toshiba MK8025GAS masih dalam kondisi Not Currently Mounted, artinya belum dilakukan akses partisi.

Selanjutnya, perhatikan gambar berikut :

-------------------

Gambar 3 : Prosese Mounting Partition




Gambar 4 : Pilih Drive yang anda inginkan untuk mengakses partisi




Gambar 5 : Data dari Drive M siap dipindahkan

Pada gambar diatas, anda sudah dihidangkan deretan nama file dan folder yang pernah ada salah satu history partisi harddisk anda.
Proses mounting drive ini bisa anda lakukan ditengah-tengah proses pencarian partisi. Ga wajib nunggu sampai proses selesai.
Yang penting, ketika partisi dengan ukuran tertentu sudah anda temukan, langsung mount saja.
JAGAT IT INDONESIA